wisata Gunung Semeru

Wisata Gunung Semeru

gunung semeru wisata Gunung SemeruObjek wisata Gunung Semeru  atau di kenal dengan nama Sumeru yang berada di Jawa timur ini adalah sebuah Gunung tertinggi di pulau Jawa. Gn. Semeru mempunyai puncak dengan nama Mahameru dengan ketinggian 3.676 Meter dari permukaan laut. Puncak Mahameru memiliki kawah yang bernama Joggring Saloko, pada tahun 1913 dan 1946 sampai tahun 1973, kawah Jonggring Saloko mempunyai kubah dengan ketinggian 3.745m.
Gunung Semeru termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dengan posisi goegrafis berada di antara 8°06′ LS dan 112°55′ BT dan termasuk dalam wilayah dua kabupaten, yakni Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mempunyai luas 50.273,3 hektar terdiri dari pegunungan dan lembah. Selain semeru yang berada di dalam bagian itu ada pula Gn.Tengger yang terdiri dari beberapa gunung di dalamnya antara lain; Gunung Bromo (2.392m) Gunung Batok (2.470m) Gunung Kursi (2,581m) Gunung Watangan (2.662m) dan Gunung Widodaren (2.650m). Dan bagian dalam Semeru yaitu adanya 3 danau yang bisa anda temui selama berada di Semeru antara lain Danau Ranu Pani, Ranu Regulo, dan terakhir Danau  Ranu Kumbolo.

Objek wisata gunung Semeru menjadi salah satu objek wisata menarik karena 1 pertama keindahan Ranu kumbolo dan ke dua yaitu Semeru menjadi gunung tertinggi di Pulau Jawa, apalagi setelah di luncurkannya film drama 5CM sehingga banyak sekali para pendaki datang dan ingin menaklukkan gunung semeru, mereka yang datang tidak hanya dari wisatawan lokal tetapi juga dari wisatawan Asing.

Untuk melakukan perjalanan ke gunung Semeru ada beberapa jalur yang bisa anda tempuh selama pendakian antara lain melalui jalur pendakian watu Rejeng dan via pendakian Gunung Ayak – ayak atau Eyek -Eyek. Melalui kedua jalur berbeda tersebut, pendakian hanya akan berakhir di danau Ranu Kumbolo.

Adapun info pendakian melalui jalur Watu Rejeng adalah sebagai berikut.
Perjalanan di mulai dari desa Ranu Pane menuju Ranu Kumbolo via Watu Rejeng yang di tempuh dengan perjalanan durasi 4 jam, melalui 4 pos utama. Pos 1 di tempuh dengan waktu 2 jam perjalanan dengan kondisi jalan yang landai dan tidak menanjak, di lanjutkan ke Pos 2 durasi 15 menit, kemudian menuju ke Pos 3 durasi 30 menit terakhir menuju ke Pos 3 durasi 1 jam perjalanan yaitu melalui jalan yang berdebu dan menanjak, dan pada akhirnya sampai di Ranu kumbolo durasi 30 menit. Di Danau Ranu Kumbolo anda bisa mendirikan tenda untuk istirahat sebelum melanjutkan ke puncak Mahamaru.

Selanjutnya perjalanan di lanjutkan dari Ranu Kumbolo menuju Kalimati durasi 3 jam perjalanan yang melewati tanjakan Cinta, oro – oro ombo (taman edelweis), Cemoro kandang dan tiba di Kalimati. Di kali mati ini anda bisa mendirikan tenda kembali untuk persiapan mendaki puncak Mahameru yang akan di mulai pada malam hari.

Dari kalimati anda melakukan persiapan untuk menaklukkan gunung Semeru, Perjalanan di mulai jam 12 malam menuju Puncak Mahameru melalui rute Arcopodo durasi 2 jam dengan kondisi jalan yang berkelok-kelok dan menanjak, selanjutnya dari Arcopodo naik lagi ke atas, posisi kemiringan hampir 60 derajat ke Puncak mahameru dengan durasi 3 jam trekking, wilayah vegetasi terkahir dan medan penuh dengan pasir. Total perjalanan adalah 5 jam dari kalimati ke puncak Mahameru.

Yang kedua adalah Jalur pendakian Via Ayak- ayak
Jalur ayek-ayek biasanya di pakai oleh pendaki lokal yang berasal dari desa Ranu Pane sendiri, Jalur menuju Semeru via ayek – ayek untuk saat ini di tutup karena mempunyai akses yang curam dan cukup berbahaya. Bagi pemula tidak di sarankan untuk mengambil jalur ini.

Jalur ini tidak berbeda jauh denga jalur watu rejeng yang berakhir di Ranu Kumbolo hanya saja Jalur via ayek-ayek lebih cepat dari via watu rejeng untuk menuju ke Danau Ranu Kumbolo. Biasanya jalur ini di gunakan oleh penduduk lokal jika perjalanan dari Ranu kumbolo menuju Ranu pane sudah Sore, menggunakan jalur Ayek – ayek akan lebih praktis di lakukan dari pada menggunakan via Watu Rejeng.

Melakukan pendakian menuju Objek wisata Gunung Semeru biasanya berdurasi 3 hari 2 malam, yaitu menginap 1 malam di Ranu Kumbolo dan menginap 1 malam di Kalimati, tetapi jika anda masih pemula saya akan memberikan tips aman menuju Semeru dengan durasi 4 hari 3 malam yaitu di mulai dari kota Malang menuju ke desa Ranu Pane, Perjalanan dari Malang ke Ranu Pane 3 jam berkendara, setibanya di Ranu Pane anda bisa langsung istirahat di homestay desa Ranu Pane atau bisa mendirikan tenda di Danau Ranu Regulo yang tidak jauh dari Danau dan desa Ranu Pane.
Ke esokan harinya anda bisa melakukan pendakian langsung menuju ke Danau Ranu Kumbolo, dan camping di Ranu Kumbolo.
Setelah melakukan istirahat 1 malam di Ranu Kumbolo di lanjutkan perjalanan menuju ke Kalimati dan bermalam di Arcopodo.
Nah pada malam hari anda bisa menanjak ke Semeru dari Arcopodo hanya 3 jam perjalanan. Durasi itu mungkin tidak akan terlalu berat untuk anda.
dan di hari ke empat anda bisa pulang melalui rute yang sama yaitu Kalimati, Ranu Kumbolo dan Ranu Pane selanjutnya menuju kota Malang.

Persiapan menuju wisata Gunung Semeru
Ada beberapa hal atau peralatan yang harus anda bawa selama melakukan perjalanan dan pendakian menuju ke objek wisata gunung Semeru yaitu mulai dari pakaian secukupnya, Tenda, sleeping bag, logistik, Sepatu trekking, senter, sand block, obat pribadi, tongkat gunung, masker, geither pelindung kaki, kaos tangan. Dan untuk fisik anda perlu latihan minimal 2 minggu sebelum pendakian di mulai. Latihan fisik di lakukan seperti GYM, olahraga teratur, jogging dan sebagainya. Olaharaga itu di lakukan supaya anda lebih mudah untuk menaklukkan gunung Semeru.

Wisata Gunung Semeru

Catatan: Tidak di sarankan untuk melakukan pendakian ke objek wisata gunung Semeru pada musim penghujan karena seringnya badai dan sangat berbahaya. waktu yang pas adalah pada bulan Mei sampai November.